SUKABUMITODAY.COM – Satuan reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasp amankan ribuan botol minuman keras yang diangkat di dalam mobil box di perum Pesona Pangrango , Kabupaten Sukabumi pada Kamis (26/11/2020) 

Penggerebekan itu berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya kendaraan mobil Box jenis Mitsubishi L300 bernopol D 8918 FD sedang melakukan bongkar muat dus yang diduga berisi minuman keras.

“Stelah di cek oleh jajaran kami ke TKP ternyata benar ada beberapa orang sedang melakukan bongkar muat minuman beralkohol,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada wartawan, Kamis (26/11/20). 

Selain miras polisi berhasil mengamankan supir berinisial N (33) kendektur berinisial D.I (24) hingga J Pemilik miras yang tercatat sebagai warga Jalan Pelabuhan II, RT 1 RW 2, Kelurahan Tipar, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. 

“Dalam penggerebekan itu kita mendapati dua orang yakni supir dan kenek, dari pengakuan mereka bahwa miras itu adalah pesanan pelaku berinisial J yang merupakan warga Pelabuhan II,” ujarnya. 

Lanjut Sumarni, berdasarkan keterangan dari para tersangka ribuan minuman beralkohol yang rencananya akan diedarkan di Kota Sukabumi itu, berasal dari sebuah perusahan yang bergerak dibidang pendistribusian minuman keras di Kota Bandung Jawa Barat. 

“Berdasarkan dari pengakuan para tersangka mereka merupakan karyawan dari PT. Adi Makmur Sentosa  beralamat di Jalan Soekarno Hatta nomor 531 Bandung Jawa Barat dimana perusahan itu bergerak di bidang minuman beralkohol,” imbuhnya. 

Hasil pendataan, jumlah miras yang diamankan dalam penggerebekan itu sekitar 1,304 botol dari  berbagai jenis. 

“Itu dibagi beberapa jenis botol miras seperti, Intisari, Anggur Merah Gold, Anggur Ketan Hitam, Anggur Putih, Arak Cap Orang Tua, Bir Singaraja, Beer Frost, Beer Soju, Ice Land,” imbuhnya. 

Dari penggerebekan itu tambah dia, sebanyak 3 orang berhasil diamankan, dan polisi hingga saat ini masih mendalami pemilik miras. 

“Ketiga orang itu merupakan supir kenek dan pemilik, dan kita terapkan pasal 1 ayat 5 junto pasal 5 ayat 1 Perda Kabupaten Sukabumi, nomor 7 tahun 2015 tentang larangan minuman beralkohol di Kabupaten Sukabumi dengan ancaman maksimal kurungan paling lama 5 bulan atau pidana denda paling banyak Rp. 40 juta,” pungkasnya. 

Reporter : Rizky Miftah