Kamis 15 Oktober 2020

SUKABUMITODAY.COM – Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dan berbagai ornamen masyarakat di Gedung Balai Kota dan DPRD Kota Sukabumi beberapa waktu lalu menyisakan banyaknya vandalisme hingga beberapa fasilitas umum yang rusak.

Beberapa coretan yang terlihat yang menggunakan cat semprot tersebut berada di beberapa dinding dan terdapat juga di gerbang utama gedung DPRD

Selain itu ada juga coretan yang bertuliskan DPR dengan ditambahkan tulisan dan gambar alat kelamin pria yang terdapat di jalan HJ Djuanda Kota Sukabumi, Sementara kerusakan fasilitas umum yang rudak adalah pintu gerbang keluar Balai Kota Sukabumi akibat aksi saling dorong mahasiswa dan Polisi beberapa hari lalu.

Aksi vandalisme itu diduga dilakukan oleh oknum pendemo. Pasalnya, sebelum unjuk rasa dimulai, coretan-coretan tersebut tak terlihat.

Wali Kota Sukabumi Acmad Fahmi, angkat bicara dengan adanya aksi tersebut, ia mengaku prihatin atas tindakan beberapa oknum pengrusakan dan melakukan aksi vandalisme terhdapa sejumlah fasilitas umum, yang  dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. 

“Saya sangat prihatin dan menyangkan atas tindakan okunum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Namun saya berharap nantinya hal seperti itu tidak kembali terjadi,” ujarnya kepada wartawan. 

Dalam penyampaian aspirasinya lanjut dia, seharusnya mengedepankan asas dan nilai kesantunan, serta tidak melalukan tindakan anarkis juga merusak fasilitas umum. 

“Sampaikanlah aspirasi tersebut dengan baik, apabila penyampaiannya ingin didengar dengan oleh pemerintah pusat, dengan cara-cara yang baik juga,” katanya 

Ia mengatakan, terkait pengrusakan dan vandalisme disejumlah tempat fasilitas publik tersebut, sementara ini masih belum dilakukan penghitungan kerugian. 

“Saya berharap untuk kedepannya, aksi unjuk rasa tidak kembali terulang. Mari bersama-sama untuk menjaga kota kita, dengan cara menjaga dan merawatnya,”