Selasa 01 September 2020

SUKABUMITODAY.COM – Komisi Nasional Perlindungan Anak atau KPA meminta agar penggunaan kata “anjay” sebagai bahasa pergaulan segera dihentikan. Kata tersebut dinilai berpotensi pidana.

Dilansir CNN, Arist menjelaskan bahwa makna kata ‘anjay’ bisa dihilihat dari berbagai sudut pandang. Jika diucapkan sebagai kata ganti ucapan ekspresi kekaguman, maka ‘anjay’ tak mengandung unsur bullying.


“Ini [kata ‘anjay’] adalah salah satu bentuk kekerasan atau bullying yang dapat dipidana. Lebih baik jangan menggunakan kata ‘anjay’. Ayo, kita hentikan sekarang juga,” ujar Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8).

Namun, jika ‘anjay’ dilontarkan untuk merujuk sebutan kata pengganti satu binatang, maka ‘anjay’ bisa bermakna merendahkan martabat seseorang. Karena bermakana merendahkan martabat seseorang, maka ‘anjay’ menjadi salah satu bentuk kekerasan verbal dan dapat dilaporkan sebagai tindak pidana.