Kamis 03 Agustus 2020

SUKABUMITODAY.COM – Polisi menggrebek pesta gay di salah satu apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Sembilan orang ditahan dalam penggrebekan tersebut, penggrebekan Pesta seks sesama jenis ini di rilis langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan membeberkan beberapa fakta terkait pesta gay tersebut.

Berikut merupakan fakta-fakta pesta seks sesama jenis tersebut.

Pesta Gay Diikuti 56 orang

Saat digrebek pihak kepolisian, terhitung ada 56 orang yang mengikuti pesta gay di salah satu apartemen tersebut. Selain itu Kombes Yusri Yunus juga menjelaskan bahwa ada 9 orang yang diduga menjadi penyelenggara dan sisanya tercatat sebagai peserta.

9 Pelaku Penyelenggara Ditahan

9 orang yang diketahui sebegai penyelenggara kini ditahan di Polda Metro Jaya. Menurut informasi yang didapat dari Polda Metro Jaya, Jakarta pada Rabu (02/09/2020), sembilan pelaku tersebut kini telah menggunakan baju tahanan polisi. Selain itu mereka juga menggunakan masker dan tangan mereka diikat kabel tis.

Kamar Apartemen Tempat Pesta Gay Kini Disegel

Kamar yang diduga dijadikan tempat pesta seks sesama jenis tersebut kini di segel pihak Kepolisian. Kamarnya diketahui  berada di lantai 6, tepatanya nomor 608. Pintu kamar tersebut kini disegel oleh pihak Kepolisian, bahkan lantai 6 pun terlihat sepi tidak banyak aktivitas lalu-lalang penghuni apartemen disana.

Alat Kontrasepsi sampai Tissue Magic Disita

Beberapa barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian seperti Kondom yang sudah dipakai, Tissue magic, krim lulur, 157 gelang member hingga obat perangsang sudah di amankan Polisi.

‘Permainan’ Antarpeserta

Pihak kepolisian mengungkap ada sejumlah ‘permainan’ yang dilakukan antar-peserta. Berdasarkan pantauan barang bukti, terlihat ada sejumlah properti game yang digunakan dalam pesta gay tersebut.

Yusri mengatakan permainan tersebut dimainkan oleh sekitar 56 peserta. Permainan dalam pesta sex itu, sebutnya, dipelajari dari negara lainnya.

Yusri pun menyebut para peserta tengah melakukan permainan ini ketika pihaknya melakukan penggerebekan pada Selasa (1/9) sekira pukul 00.30 WIB. Setelahnya para peserta pesta gay ini pun dibawa ke Polda Metro Jaya.

 ‘Permainan ‘ Antarpeserta

Pihak kepolisian mengungkapkan ada sejumlah ‘permainan’ yang dilakukan antar peserta pesta gay tersebut. Berdasarkan pantauan barang bukti diketahuai ada sejumlah property game yang sudah digunakan dalam pesta gay tersebut l

9 Orang Penyelenggara Terancam 15 Tahun Bui

pihak penyelenggara yang diamankan pihak Kepolisian terancam 15 tahun penjara, mereka terjangkit beragam yaitu ,pasal 296KUHP atau pasal 33 Junto pasal 7di UU nomor 44 tahun 2008.  hal ini di ungkapkan oleh Yusri di Polda Metro Jaya pada Rabu (02/09/2020).

Mempunyai Grup Tersendiri di Medsos Bernama “ Hot Space”

Komunitas Gay tersebut menggunakan aplikasi chatting dan memiliki grup di social media sebagai sarana komunikasi, mereka menamakan grup mereka Hot Space. Diketahaui anggotanya ada 150 orang, grup tersebut mulai berdiri dari Februari 2018.

Dress Code Masker Merah Putih

Komunitas tersebut mengajak anggotanya menggelar pesta seks dengan modus merayakan hari kemerdekaan. Mereka pun meminta para peserta menggunakan masker berwarna merah putih sebagai dress code.

 1 Penyelenggara Idap HIV

Satu di antara sembilan orang penyelenggara pesta gay dinyatakan positif mengidap HIV. Namun polisi tidak menyebutkan identitas dari yang bersangkutan.

“Di antara 9 penyelenggara ini memang ada satu yang terkena HIV. Tapi saya nggak bisa sebutkan di sini,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020).

Yusri mengatakan saat ini polisi berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk melakukan tes kesehatan. Yusri menyebut polisi akan melakukan pemeriksaan kesehatan ke semua yang hadir dalam acara itu.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak kesehatan untuk bisa mengecek lagi sembilan dan 47 yang sementara kita jadikan saksi karena kita akan memanggil lagi untuk melakukan pemeriksaan. Nanti kami akan berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk memeriksa semuanya,” katanya.

Satu Penyelenggara Mengidap HIV

Satu diantara Sembilan orang penyelnggara pesta gay dinyatakan positif mengidap HIV, namun polisi tidak menyebutkan identitas dari yang bersangkutan.

Yusri mengatakan saat ini polisi berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk melakukan tes kesehatan, dan polisi akan melakukan pemeriksaan kesehatan ke semua yang hadir dalam acara itu.