Gol A Gong menyerahkan Paket SembakoBuku kepada Bpk Kamto – Kepala Lapas Sukabumi/Foto Muhzen
Mendapati TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di dalam Lapas memang masih jarang di negeri Nusantara/Indonesia, dan jumlahnya pun masih bisa kita hitung dengan jari. Namun memang persoalan TBM bukan sebuah tugas dan pelaksanaan yang main-main. Meskipun sebagian orang memanggap hal ini hanya buang-buang waktu dan tidak menghasilkan penghasilan lebih. Tak jarang malah banyak mengelurakan dana lebih karena sering membeli buku dan segala peralatan lainnya. 


Tetapi jangan disangka. Orang-orang yang membuka dan membentuk TBM, diyakini sebagai orang-orang pilihan yang bekerja mulia untuk masyarakat agar masyarakat tumbuh minat serta gemar membaca. Hal inilah yang dilakukan oleh para petugas Lapas di Sukabumi dalam membina dan mendidik para napi untuk menjadi orang baik dan berguna setelah bebas dari masa hukumannya. Tepatnya pada Selasa, (3/10/12), Tim Sembako Buku Tour De Jawa Barat (saya, Gol A Gong, Yudi Kudaliar, dan Dadang) bersama rekan dari Komunitas SukabumiToday (Gerry dan Erland) mendatangi Lapas Klas 2B Sukabumi di Jalan Lettu Bakri No.17, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Waru Doyong, Kota Sukabumi. Kegiatan ini masih dalam rangkaian Sembako Buku Tour De Jawa Barat, dipelopori oleh Gol A Gong (Forum TBM Pusat), Rumah Dunia, Gong Publishing, para donatur, dan disponsori salah satu provider telekomunikasi yang juga mempunyai minat yang sama di bidang literasi, yakni PT. Bakrie Telecom (Esia).

Awal kunjungan kami di Lapas Sukabumi sempat dicurigai oleh salah seorang petugas Lapas yang bertanggung jawab di bagian penerimaan pebesuk, karena kami selain membawa satu paket sembako buku, juga lengkap dengan peralatan kamera sebagai dokumentasi kegiatan. Namun hal itu ternyata tidak berlangsung lama karena setelah kami diperbolehkan masuk dan disambut oleh Pak Ade Suryatna (petugas Lapas juga), ternyata kecurigaan itu sifatnya hanya mempertegas tujuan kami dan sedikit salah paham.

Tim Sembako Buku Tour De Jawa Barat bersama rekan Media Komunitas SukabumiToday pun dipertemukan dengan petugas lainnya (Pak Kamto dan Pak Yayan Heryansyah) yang konsen pada apa yang kami maksud (TBM). Tidak berlangsung lama, sekadar basi-basi ngobrol tentang maksud kunjungan ini yang dijelaskan oleh Gol A Gong. Kami pun langsung menyerahkan satu paket sembako buku tersebut di depan TBM yang pada akhirnya TBM tersebut diberi nama TBM Al Barokah disamakan dengan Masjid Al Barokah. Usai penyerahan tersebut, Pak Kamto berharap apa yang diberikan dari Tim Sembako Buku Tour De Jawa Barat, ini bisa bermanfaat untuk para napi.


“Iya, iseng-isenglah untuk memberi pembelajaran kepada para napi dan mengisi waktu luang mereka dengan hal posistif. Maka kami sediakan buku-buku untuk dibaca. Meski kami tidak tahu kalau ini disebut TBM,” ujar Pak Kamto, salah seorang petugas Lapas yang juga mengurusi TBM.


Setelah penyerahan tersebut, kami berlanjut ke TBM berikutnya yang akan kami datangi. Dengan harapan kegiatan Tour De Jawa Barat bagi-bagi sembako buku ini berhasil dan bermanfaat, sehingga kami bisa melakukan tour berikutnya. Rencananya tour di bulan November akan tour ke Jawa Tengah. Tetapi kendala yang kami hadapi adalah pembeli untuk paket 100 sembako buku belum terjual. Jika rekan-rekan atau perusahaan ini ikut berbagi, silakan menghubungi nomor kontak berikut: 081906311007 (Tias). Semoga apa yang kami lakukan dan apa yang teman-teman sumbangkan bermanfaat untuk kita semua. Salam literasi! (muhzen –  RumahDunia).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here