Sehari setelah hilangnya pesawat SukhoiSuperjet100 milik Rusia yang sedang melakukan terbang gembira ria (Joy Flight), saya di ajak rekan jurnalis foto yang saat ini menjabat sebagai Ketua FotoKami (komunitas fotografer di Sukabumi) untuk melihat langsung dari lokasi jatuhnya Pesawat, yaitu di Gunung Salak.
Sebagai admin @SukabumiToday saya merasa perlu juga hadir disana, dimana hampir seluruh media nasional telah datang berbondong-bondong untuk liputan khusus. Tentu media yang mewakili Sukabumi ini lebih wajib hadir, karena lokasi jatuhnya pesawat berada di antara Bogor dan Sukabumi.
Kami berangkat malam menggunakan tunggangan merah yang setia. Jam menunjukan pukul 20.30 wib dari CiCantayan tempat saya sementara tinggal, dan setelah Prayudha (yang jurnalis foto itu) datang dari Bandung jemput ke rumah saya, akhirnya kami berangkat bersama.
Kurang lebih setengah jam, kami tiba di kp Loji, Desa Pasirjaya Kec Cigombong – Kab Bogor | 8 jam perjalanan lagi menuju lokasi pesawat #Sukhoi yang berada di tebing sebelah, yang artinya untuk menuju lokasi harus memutar. 

Di lokasi kami bertemu dengan relawan Tagana Kota Bogor yang sudah 2 hari menjadi tim relawan bersama ratusan relawan lainnya. Saya kebetulan dapat tempat bagus untuk membuat “posko”, yah sebuah Pos Ronda dijadikan tempat berbagi tempat dengan relawan Tagana untuk bercerita langsung dari lokasi. Selain relawan, ternyata Jurnalis dari berbagai Media sudah hadir disana untuk melaporkan dan membuat liputan. Saya melihat ada ANTV, group TransCorp, RCTI, AntaraFoto, SCTV, Indosiar, MetroTv, TVOne, dan berbagai media baik elektronik maupun cetak serta Online seperti Inilah.com dan VivaNews.
Setelah melihat kondisi sekitar dan foto2 media dan relawan yang hadir di lokasi, saya kembali ke “posko” selain untuk kembali online (di pos saya mendapat jatah colokan listrik yg berlimpah, dan saya bawa terminal juga) sambil ngobrol ngaler-ngidul dengan relawan. 
Ditemani segelas kopi dan kue kering yang dijual pedagang dadakan warga setempat, kami mencoba mngumpulkan informasi dari warga dan relawan, mulai dari laporan pandangan mata warga mengenai terlihat pesawat yang meluncur ke arah Gn Salak, hingga cerita-cerita mistis bumbu disekitar Misteri Gunung Salak.
Sampe menjelang Shubuh, cerita mengalir bersama habisnya kopi. satu per satu dari kami bertumbangan untuk istirahat, sedang saya masih memantau akun twitter @SukabumiToday yang banyak bertanya kegiatan dan laporan di lokasi Posko Evakuasi Pesawat #SukhoiSuperJet100.
Saya hanya bisa tertidur 1 jam, yakni pukul 3.30 – pukul 4.30, kemudian terbangun dan melihat para jurnalis yang sedang bersiap melakukan laporan langsung live dari lokasi. Saya sempatkan mengabadikan moment ini dan mengintip dari belakang dibalik berita mereka.
Pagi-pagi setelah sarapan seadanya dan membereskan “posko”, saya melanjutkan perjalanan ke Posko Utama Evakuasi #sukhoi yang berada di Kandang Sapi, Desa Cipelang Kec. Cijeruk – Kab. Bogor melalui jalur cihideung (jalur ini biasanya digunakan sebagai jalur alternatif bila ciawi macet menuju Sukabumi). 
Bersambung