Mobil Walikota melintasi Area Car Free Day (koleksi Ferdy/FB)
Apa Jadinya kalo Jalur Car Free Day di lalui Mobil? inilah yang terjadi di Sukabumi. Sebuah Mobil Dinas Walikota Sukabumi berplat nomor F 1 S melintas diantara para pengguna jalan saat Car Free Day berlangsung antara pukul 06.00 – 09.00 di jalan Syamsudin SH yang disana terdapat Gedung BalaiKota.
Walikota Sukabumi yang notabene penggagas adanya hari bebas kendaraan pada jam tersebut untuk menghadirkan suasana bebas polusi tentu sangat tidak memberikan contoh ketika justru mobil dinasnya melenggang di jalan yang sedang berlangsung Car Free Day.
Car Free Day di Kota Sukabumi memang sudah lama berlangsung, dilaksanakan di Jl Syamsudin SH yang diantaranya melalui Kampus UMMI dan Balaikota Sukabumi. Memang benar, tidak ada akses lain menuju Balaikota selain harus melintasi area Car Free Day, namun alangkah bijak kalo Walikota (mungkin supir yang bawa) bisa memberikan contoh yang baik dengan misalnya menggunakan Sepeda pada hari minggu tersebut, atau lebih baik lagi Jalan Kaki dari Jalan Siliwangi dimana rumah Dinas Walikota berada.
Lokasi Car Free Day di Sukabumi sejatinya juga jadi bahan perdebatan, selain lokasinya yang tidak strategis, fungsi dan peranannya kurang maksimal. Menurut Hendy Paizal, Tokoh Soekaboemi Heritages mengatakan bahwa Jl Syamsudin tidak layak untuk lokasi Car Free Day karena jalan relatif lenggang dan bukan jalur utama, sehingga niat untuk menurunkan polusi (alasan Utama Car Free day) menjadi tidak masuk. 
Panjang jalur Car Free Day juga dirasa terlalu pendek, sehingga mengakibatkan pengunjung menjadi kurang berminat menikmati area ini, selain orang sekitar sana yang menggunakan sebagai tempat berolahraga. 
Lalu bagaimana seharusnya Car Free Day di Sukabumi? sehingga bukan hanya program ikut-ikutan dengan kegiatan Car Free Day di daerah lain!