Kisah ini berawal dari sebuah keluarga sederhana dan pasangan tuna rungu juga tuna wicara,yosef dan livi. setelah sekian lama mereka berumah tangga akhirnya do’a mereka dikabulkan lahirlah seorang bayi mungil dia gadis penurut juga periang sekaligus jembatan kedua orangtua tuk berkomunikasi dengan orang di sekeliling mereka. Ani gadis cantik berambut ikal juga pandai main piano,setiap ada perlombaan nyanyi pasti mendapat juara karena selain mahir memainkan piano juga pandai bernyanyi, dan ani gadis yang taat beribadah.
Tibalah saat kelulusan sekolah menengah ani juga selalu mendapat juara kelas,dia tak pernah malu dengan kekurangan kedua orang tuanya,karena menurut kedua orangtuanya dia adalah suara mereka,saat ani di panggil naik ke atas pentas untuk mendapatkan piagam dan penghargaan dari sekolah,dia menangis dan membawa serta kedua orangtuanya naik ke panggung dengan bangga.
Sore itu ani berziarah ke kuburan neneknya dari jauh terlihat seorang pemuda kota yang sedang berziarah ke kubur keluarganya,tanpa di sadari pemuda itu memperhatikan ani. Pertemuan kedua dengan pemuda dari kota tanpa disengaja saat itu ani berangkat ke kota di dalam bis tidak mendapatkan kursi, pemuda itu berdiri dan mempersilahkan ani duduk di kursinya,saat tiba di tujuan tiba-tiba pemuda itu bertanya dan ani pun membalas dengan halus,akhirnya mengetahui bahwa pemuda itu bernama sami.
Sami seorang pemuda yang baik juga multi talenta,dia seorang pengarang lagu mereka mulai akrab,dan samy pun jatuh hati. Tanpa di sadari meski kedua orangtua ani tak bisa berbicara dan tidak mendengar tapi mereka bisa merasakan adanya perubahan pada ani,begitupun dengan sami yang mengetahui ani mempunyai bakat menyanyi,sami mempersiapkan sebuah lagu untuk ani kelak apabila menerima tawarannya untuk menyanyikan lagu ciptaannya.
Kedua orangtua ani mulai khawatir dengan keakraban ani dan sami, setelah ani sukses menjadi penyanyi,akhirnya sami memberanikan diri untuk melamar ani pada kedua orangtuanya, tapi yosef menolak dengan tidak memberi alasan, kali ini sami datang dengan kedua orangtuanya,tapi yosef malah menangis dengan alasan seandainya ani menikah kelak, pak yosef dan livi tidak lagi melihat anak gadisnya di rumah mereka,lalu ani di usir.
Samy tidak membiarkan kekasihnya menangis dan bersedih dan akhirnya membawa ani ke rumah mereka,setelah sami dan ani menikah tanpa di hadiri yosef ayahnya,tapi ibu livi secara sembunyi dan tanpa memberitahu yosef diam-diam menghadiri pernikahan putrinya.
Dua tahun berlalu dan ani dikaruniai seorang bayi laki-laki setiap hari ani berdo’a supaya bisa pulang ke rumah orangtuanya dan memohon restu mereka,ani, samy dan bayinya berangkat kerumah keluarganya,tiba-tiba mobil mereka menabrak sebuah pohon dan ani tidak sadarkan diri selama berhari-hari,akhirnya sami meminta yosef untuk datang ke rumah sakit, menangis dan berdo’a supaya ani sadar dan sehat kembali,setelah masa krisis berlalu ani mulai siuman memohon maaf kepada yosef dan livi, akhirnya yosef mulai menyadari dan mereka saling berpelukan kini yosef menerima keluarga baru ,mereka saling berpelukan bahagia dan terharu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here