Anak - anak antusias mendapat materi Bikin berita online
Anak – anak antusias mendapat materi Bikin berita online
Terus terang saya menyesal terlambat datang, sedangkan waktu menunjukan pukul 11.00 wib, anak-anak sudah berada di beranda bangunan yang sederhana di kaki Gunung Halimun. 9 bocah usia 13 – 14 tahun sudah berkumpul sejak pukul 09.00 untuk mendapatkan materi “bikin berita online” yang saya bawa mewakili arsip.sukabumitoday.com.
Saat saya tiba, anak – anak yang biasanya hari minggu sibuk bermain bersama teman sebayanya di ruang – ruang Warung Internet untuk main Games online, tengah serius melihat tontonan ‘berat’ dari film tentang penjualan anak atau dikenal dengan trafficking. Saya masuk dan langsung bergabung sambil mengamati keseriusan anak – anak sambil tak lupa nanya ke ketua PKBM Edukasia yang juga teman saya tentang materi hari ini.
Setelah film tentang nasib para TKI di Luar Negeri usai, saya memindahkan isi layar LCD dari film ke slide judul dadakan yang saya buat ketika sampai  di lokasi, saya buat materi hari ini dengan sederhana, “Bikin berita online”. Setelah pengantar sebentar, saya langsung tampilkan sebuah media online nasional yang di update per detik. Disitu ditampilkan berita yang sangat baru tentang Gempa di Mexico city, kemudian saya ajak anak – anak untuk membaca berita tersebut dari segi kelengkapan secara jurnalistik, ternyata mereka sudah bisa menyebutkan apa itu 5 W 1 H dan menyebutkan unsur2 tersebut dalam berita tersebut.
Setelah masing – masing anak berbicara 5 w 1 H dari berita yang saya tampilkan, lalu saya coba explorasi unsur – unsur berita yang mereka tahu. Anak – anak menyebutkan bagian- bagian yang saya kasih clue di setiap paragrap mulai dari Judul berita, sumber berita, setting berita, penulis berita hingga nara sumber yang di kutip, kembali saya tercengang oleh kecerdasan anak yang baru masuk SLTP mampu dengan baik menyebutkan unsur berita, yang mungkin banyak diantara kita yang udah nulis lama di Blog belum tahu bedanya :).
1 jam berlalu, saya kemudian menantang anak – anak untuk membikin berita yang realtime dan berada di sekitar dia. dari 9 Anak, 4 diantara memiliki ide berita yang realtime dan berbeda, yakni tentang kalahnya jagoan mereka di ajang sepakbola internasional dinihari tadi, peristiwa pembunuhan yang sedikit kisahnyata yg ditambah imajinasi, cerita tontonan trafficking, dan kebakaran yang terjadi semalam. 5 lainnya menulis tentang kegiatan yang sedang berlangsung yakni pelatihan jurnalistik yang di adakan untuk komunitas jurnalistik Cilik dengan sudut pandang yang berbeda dan cara penulisan yang cukup baik. Contoh berita bisa di lihat di arsip.sukabumitoday.com yang di tulis langsung mereka menggunakan acount Komunitas :
Barcelona Kalahkan Real madrid dengan Score 3 – 1
Bikin Berita Online Menyenangkan
Pelatihan Jurnalis Cilik Suara Anak Sukabumi (Suaka)
Berita yang anak – anak bikin memang masih belum disempurnakan, namun saya yakin beberapa bulan kedepan mereka mampu menulis berita reportase maupun opini dengan baik.  Anak – anak yang di bimbing melalui Komunitas Jurnalistik Cilik Suaka (Suara Anak Sukabumi) dibawah pengelolaan PKBM Edukasia ini juga sudah mampu menghasilkan sebuah Koran Anak bernama SUAKA.
Waktu Sudah menunjukan pukul 13.30 yang artinya saya sudah melewati perjanjian dengan mereka yang seharusnya kegiatan selesai pukul 13.00 karena keterlambatan saya, namun mereka sepertinya betah dan masih antusias walaupun ada pertambahan waktu. Di akhir materi, saya kasih materi pembuatan email bersama yang akan digunakan untuk menulis berita online di arsip.sukabumitoday.com.
Semoga pembelajaran ini mampu menarik minat anak – anak untuk menjadi pewarta warga, yang mampu dengan jujur tentang kondisi di sekitar dia, kejadian – kejadian terbaru serta juga keberhasilan – keberhasilan di daerah yang bisa memotivasi serta menginspirasi daerah lain, Semoga!