Batik Sukabumi emang ada? mungkin ini pertanyan pertama bagi siapapun yang membaca tulisan ini, sebagian yang lain ada juga yang saya pikir sudah pernah tau, pernah lihat, atau anda salah satu yang punya koleksinya?dan semoga ini juga dibaca oleh orang – orang yang ber dedikasi merintis adanya Batik Sukabumi.
Batik memang menjadi kebanggan Indonesia, dan saat ini sudah menjadi kebanggaan dunia dengan adnya pengakuan bahwa Batik sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia dari Indonesia selain juga Angklung. 
Lalu bagaimana dengan Batik Sukabumi? terus terang memang seperti yang di ungkap oleh seorang Perajin Batik Sukabumi Fonna Melania, Sukabumi saat ini belum memiliki ke-khas-an Batik Sukabumi seperti layaknya Batik Cirebon yang khas dan dikenal dengan Batik Mega Mendung , namun untuk motif batik dari Sukabumi sudah mulai muncul dengan motif berdasarkan wilayah seperti untuk wilayah Kota Sukabumi ada motif Pala, Daun Pisang, Bunga Lili, Cikole, Daun teh, dan jajar yang di gagas Galeri Batik Sukabumi oleh dr Rita. Ada Juga Batik Sukabumi yang digagas Galeri Batik Motif Kuya (Penyu) yang merupakan ikon Kabupaten Sukabumi saat ini di kebangkan oleh LKP Viena di Cisaat

Fonna Melania yang saat ini konsisten dalam edukasi Budaya dan Warisan Leluhur Sunda khususnya Sukabumi menyatakan, “selama belum adanya basis pengrajin batik tulis seperti yang dilakukan Industri Batik Pekalongan, maka Ke-khas-an Batik Sukabumi untuk diangkat sebagai ikon Sukabumi masih harus melalui proses panjang edukasi di masyarakat.”

Konsep edukasi yang ia maksud adalah seperti yang coba ia gulirkan selama ini, bagaimana mendidik kaum ibu yang ingin berkembang dan belajar membuat batik, memberdayakan kampung adat seperti Kasepuhan Adat Sinarresmi di Cisolok untuk mengisi kegiatan harian-nya dengan membatik. Dengan konsep itu artinya menyiapkan Masyarakat Batik di Sukabumi sehingga menjadi bagian budaya luhur yang bukan sekedar mencari peluang Bisnis dari Batik Sukabumi.
Lalu bagaimana masa depan Batik Sukabumi yang mulai memasuki eforia Batik itu? menurut hemat penulis adalah perlu adanya dukungan proses edukasi seperti yang dilakukan oleh pengrajin batik Fonna Melania yang juga memfasilitasi masyarakat yang ingin membuat batik sendiri atas bimbingan beliau, dukungan juga bagi adanya proses kreatif menjadikan batik sebagai Kegiatan Budaya masyrakat sehingga menghasilkan basis produksi Batik Khas Sukabumi. Dan yang tak kalah pentingnya, bagaimana mendorong adanya ke-Khas-an dari Batik Sukabumi seperti Megamendungnya batik Cirebon.