“Guru dan Dosen “Eksistensi Peradaban Manusia

7
260
(ilustrasi By putusutrisna.blogspot.com)
Guru dalam bahasa Sanskerta berarti “Berat”, sedangkan menurut Undang-Unang Republik Indonesia Tahun 2005 ialah pendidik fropesional dengan tugas utama mengajarkan, mendidik, melatih, membimbing,  mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi  ilmu pengetahuan kepada peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. sedangkan Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sedangkan dalam pandangan islam pendidik ialah siapa saja yang bertanggung jawab terhadap peserta didik, Dalam Islam orang yang paling bertanggung jawab ialah orang tua, orang tua merupakan pendidik yang paling utama, hal ini disebabkan oleh dua hal yaitu pertama, karena kodrat dan takdir orang tua menjadi orang tua anaknya. kedua, kepentingan orang tua dalam perkembangan anaknya. oleh karena itu tugas guru sangatlah berat dan mulia dimata Allah Swt. guru membangun karakter-karakter manusia, sehingga menjadi sebuah peradaban manusia, tanpa bimbingan seorang guru apa jadinya dunia ini? realita hari ini propesi keguruan sangatlah digemari, apakah hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menaikan anggaran pendidikan menjadi 20 %? Coba kita lihat para pahlawan kita yang berjuang di bidang pendidikan salah satunya ialah Ki Hajar Dewantara, KH. Ahmad Dahlan,,  Dewi Sartika, Ki Sarmidi Mangun Sarkoro, meraka berjuang demi peradaban bangsa Indonesia tanpa intrik-intrik tertentu, cita-cita mereka ialah sebuah peradaban gemilang, mereka berkonban bukanya hanya ilmu tapi harta, bahkan nyawa mereka pun jadi taruhan, begitu mulia jasa para pahlawan di bidang pendidikan, untuk itu marilah  mulai saat inilah kita sebagai pendidik melaksanakn tugas sebagai pendidik dengan  cita-cita membangun peradaban bangsa Indonesia Sesuai  Pancasila dan UUD 45.
Penulis Adalah Praktisi Guru di Sekolah Alam Fathia Sukabumi

Ini adalah Postingan Lomba Menulis opini di arsip.sukabumitoday.com

7 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here